Jumat, 04 Januari 2013

Jalan-Jalan ke Rembang-Lasem



Akhirnya kesampaian juga mampir ke Rembang ini. Rembang, sebuah wilayah kecil di bagian utara Jawa yang menurut saya mempunyai keunikan-keunikan, dan mempunyai banyak peninggalan-peninggalan masa lampau. Kunjungan saya kemari tertarik dengan keunikan budaya terutama cagar-cagar budaya yang ada di kota Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Berangkat dadakan dari kota Jogja melalui terminal Jombor menuju Semarang untuk transit bis lalu menuju rembang, saya memilih naik bis Patas AC dengan alasan agar perjalanan cepat tidak selalu berhenti ditiap terminal. Jadwal bis patas mulai pagi hari hingga pukul 5 sore. Bis patas ini akan menempuh perjalanan sekitar 3-4 jam sampai terminal Terboyo, Semarang. Saya berangkat pukul 5 sore dan sampai diterminal Terboyo sekitar jam 10an, perjalanan yang ditempuh sangat lah lama karena saat kesana jalur menuju Semarang sedang macet terkena dampak libur panjang :D. Sesampai di terminal terboyo anda bisa memilih turun di dalam terminal maupun di luar terminal. Keuntungan menunggu diluar terminal bis yang kita naiki tidak ngetem (berhenti) langsung jalan. Untuk mencapai rembang dari terminal Terboyo kita bisa menaiki bis yang menuju Surabaya. Bis yang menuju surabaya tersedia 24 jam dan anda bisa memilih bis ekonomi atau bis patas AC. Perjalanan dari terminal Terboyo, Semarang ke Rembang ditempuh selama 4 jam. Kali ini saya memilih bis Ekonomi itung-itung menghemat pengeluaran, berangkat sekitar jam 11an dan tiba di kota Rembang sekitar jam 2 dini hari.

Tiba di Kota Rembang, saya turun di alun-alun kota rembang dengan harapan bisa istirahat di mesjid sambil menunggu pagi namun pagar masjid pun masih tutup. Mau tidak mau sayapun beristirahat dibangku panjang alun-alun kota Rembang sampai adzan Subuh berkumandang (jangan ditiru yah). Sebenarnya penginapan di kota rembang cukup mudah, mulai memasuki kota rembang sebelum alun-alun terdapat satu buah Hotel di pinggir jalan, jika anda berjalan 100 meter dari alun-alun ke arah timur anda juga bisa menemukan sebuah hotel. Harga hotel disana relatif murah mulai dari 90 ribuan anda sudah bisa mendapatkan fasilitas kamar mandi dalam, TV, dan AC.
Suasana alun-alun Rembang yang teduh

Setelah pagi, sambil menunggu “Dini” teman kuliah yang tinggal disana, saya menikmati suasana sekitar alun-alun kota rembang. Suasana santrinya terasa sekali beberapa anak muda berjalan mengenakan kain sarung, kaus serta peci hitam di kepalanya. Beberapa penjaja makanan pagi mulai sibuk melayani para pembeli, ada pula orang-orang yang sedang berlari pagi mengelilingi alun-alun. Setelah bertemu Dini, mampir silaturahmi ke rumahnya lalu diantar keliling-keliling Rembang.

jajanan favoritku disana hehhe
Rute pertama mengunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong (Klenteng Dewi Laut), kampung nelayan pantai kartini dan suasana pantai Kartini, menikmati Tiongkok kecil Lasem, melihat kerajinan-kerajinan batik tulis Lasem, Klenteng-klenteng di Lasem, serta diakhiri dengan kuliner khas daerah rembang yaitu lontong Tuyuhan (Untuk detail tempat-tempat yang saya kunjungi nanti akan ditulis lengkan di postingan selanjutnya ya J). Malamnya saya menginap di hotel dekat alun-alun, menikmati suasana malam kota rembang. Sebelum pulang pagi harinya saya menyempatkan diri menikmati suasana ramah di TPI Kartini. Agak berat juga ketika meninggalkan Rembang, saya berniat untuk pergi kesana lagi dilain waktu.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong
Tiongkok Kecil Lasem

pengrajin batik lasem
Lontong Tuyuhan
Nelayan di TPI Kartini





nb: Berikut Share biaya perjalanan PP Jogja-Rembang-Jogja: Bis Patas Jogja-Semarang 35rb, Bis Ekonomi Jogja-Surabaya (turun Rembang) 13rb, Penginapan 100rb, Bis ekonomi Rembang-Semarang 13rb, Bis Ekonomi Semarang-Jogja 15rb

Share yuk :)


7 komentar:

  1. yup.. next time masuk rencana hehe :)

    BalasHapus
  2. weh.. tak kira pantai kartini itu di jepara :)

    hmmm, sepertinya asik yah maen2 ke rembang, tuban, pati, kudus... :)

    BalasHapus
  3. kapan aku diajak kesana kak alan :3

    BalasHapus
  4. ternyata udah pernah ke lasem, 'the little beijing old town' keren laaah

    BalasHapus
  5. thanks infone yo salam saya dari surabaya mau mencari saudara yang hilang dirembang

    BalasHapus

Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates