Selasa, 26 November 2019

Fish Market Kampung Mandar - Sentra Ikan Segar dan Kuliner Seafood di Banyuwangi

Kampung Mandar Sentra Ikan Segar dan Kuliner Seafood Banyuwangi
Banyuwangi punya garis pantai yang panjang dari perbatasan di ujung utara hingga ujung selatan. Ada banyak perkampungan nelayan di pinggir pantai karena mayoritas penduduknya punya mata pencaharian nelayan, Kampung Mandar salah satunya.

Beberapa kali saya menyelusuri daerah Kampung Mandar sisi timur dekat pantai boom, kalau masyarakat setempat menyebut daerah itu adalah Grubugan. Di sana ada beberapa rumah bertuliskan menerima dan menjual ikan segar, di depannya juga ada beberapa drybox dari sterofoam yang mungkin berisi ikan-ikan segar yang siap dijual.  Di Kampung Mandar ini pernah diadakan event Fish Market agar publik mengenal kampung mandar bukan hanya sebagai sentra kuliner tahu walik, juga ada potensi sebagai sentra penyedia ikan segar dan kuliner ikan.


Rute Menuju Fish Market Kampung Mandar
Kampung Mandar masih berada di dalam kawasan kota Banyuwangi sehingga akses kesana cukup mudah. Dari pusat kota kalian tingga ikuti petunjuk arah ke arah pantai boom, nanti sebelum tempat pembayaran karcis masuk, ada perempatan plengsengan, ambil ke kiri dan ikutu jalan tersebut kalian akan sampai di Fish Market Kampung Mandar.
suasana sore di Grubugan, Kampung Mandar
Sore itu saya melihat hiruk pikuk kesibukan beberapa pemuda disana, sibuk membuka dan mempersiapkan warung-warung sederhana. Di warung-warung pinggir jalan plensengan bapak paruh baya sedang membakar serabut kelapa dan arang dalam tempat memanggang miliknya. Warung di pinggir jalan plengsengan tersebut menawarkan masakan ikan bakar dengan ikan segar yang dipilih sendiri oleh pembelinya.

Ikan Bakar di Kampung Mandar Banyuwangi
Harga Ikan Bakar yang ditawarkan cukup murah, Rp.9.000/ons (Update 2021 harga Rp 11.000/ons) . Pembeli bisa memilih ikannya sendiri disana. Ikan jenis apa yang tersedia, bagaimana ukurannya,mau besar atau kecil, sehingga pembeli bisa menentukan sendiri uang yang harus dikeluarkan untuk menyantap ikan bakar tersebut. Saya cukup tergoda sama ikan berwarna merah yang sempat saya kira adalah ikan kakap merah. Ikannya tersebut lalu ditimbang dahulu untuk menentukan harga. Dengan tambahan nasi dan lalapan seharga Rp. 5.000 kita bisa menyantap ikan bakar dengan suasana hirup pikuk kampung nelayan dan semilir anginnya Selat Bali.
Tempat duduk di pinggir Plengsengan
Ikan Bakar yang sudah dibumbu Cabai lengkap dengan nasi lalapan dan sambel tempong
Pembumbuan ikan bakar di fish market Kampung Mandar ini ternyata sama dengan ikan Bakar Blimbingsari yang pernah saya coba. Ikan dibumbui oleh lumuran bumbu cabai yang sudah diracik. Bumbu cabai tersebut tidak terlalu pedas dan sempat saya cicipi ada rasa kecut yang segar. Ikan Bakar pesanan sudah jadi, Ikan Bakar, Lalapan, Nasi dan sambal tempong khas banyuwangi menjadi menu makan malam yang pas. Saya memilih duduk di pinggir plengsengan sekaligus merasakan suara deburan ombak dan semilir angin dari laut ahaha.

Semacam Foodcourt/Pujasera di Area Fish Market
Oh iya di dekat Tempat Pelelangan Ikan Kampung Mandar, ada tempat semacam food court atau Pujasera yang unik. Menyediakan minuman kopi-kopi yang asalnya dari Banyuwangi juga beberapa makanan berat seafood seperti sup ikan, juga ada beberapa camilan seperti tahu petis dan tahu walik yang bisa dipesan. Tempat ini punya meja unik yang terbuat dari kapal jukung yang muat banyak orang. Menarik sepertinya jika makan besar di meja berbentuk kapal jukung ini, ramai-ramai bareng keluarga atau teman-teman.

Adanya Fish Market di Grubugan, Kampung Mandar ini menambah alternatif tempat kuliner seafood atau makanan laut di Banyuwangi selain Warung Biru, Ikan Bakar Pesona, dan Warung Seafood di Jalan Kepiting yang sudah lebih dahulu terkenal. Tertarik buat kuliner Seafood di Kampung Mandar ini?

Video Tentang Fish Market dan Ikan Bakar Kampung Mandar Bisa ditonton disini: 



4 komentar:

  1. Kampung ini mayoritas Jawa atau tidak warganya, mas? Mandar, seperti nama suku yang ada di Sulawesi hehehehhe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya ya, disini ada jawa, juga ada madura dan bugis. mungkin karna itu dikasih nama Kampung Mandar ya.

      Hapus
  2. Aku kira awalnya di Sulawesi, karena juga terkenal ikannya yang enak, eh diujung judul ada Banyuwangi. Suasananya enak banget, kayaknya makanannya juga seger banget. Cocok banget dah.

    BalasHapus
  3. Tampaknya orang keturunan Mandar telah menghuni dusun-dusun dari pelabuhan penyeberangan sampai Pantai Boom sejak jaman kolonial. Mungkin saja Kampung Mandar adalah tempat pemukiman awal orang Mandar di Banyuwangi. Kalau sekarang sepertinya sudah banyak warga keturunan Madura di sana. Tapi itu hanya berdasarkan pengalaman pribadi ngobrol di warkop di sana.

    BalasHapus

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search