Talang Paras Banyuwangi: Pemandian Alam Sejuk di Dekat Kawah Ijen
| view Talang Paras ( huruf S-nya jatuh kena bambu) |
Banyuwangi lantai dua memang nggak pernah kehabisan potensi wisata seru. Salah satunya adalah Talang Paras Banyuwangi, pemandian alam yang berada di Dusun Kalongan, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.
Tempat ini merupakan pemandian yang memanfaatkan mata air
alami yang keluar langsung dari tanah. Airnya jernih dan terasa segar,
sementara suasana di sekelilingnya masih begitu asri dengan pepohonan dan
rumpun bambu.
Talang Paras saat ini sedang dikembangkan oleh kelompok
masyarakat setempat. Meski fasilitasnya belum sepenuhnya lengkap, tempat ini
sudah mulai ramai dibicarakan setelah viral di TikTok dan Instagram.
Buat saya, keberadaan Talang Paras menarik bukan hanya
karena bisa menjadi tempat bermain air, tetapi juga karena ada cerita di balik
nama dan sumber mata airnya.
Cerita dan Arti Nama Talang Paras
Saya sebenarnya pernah datang ke kawasan ini pada 2023.
Waktu itu, yang saya lihat hanya tulisan Sumber Kalongan di jalan masuk ke sini. Saya pun
sempat mengira nama tempatnya memang Sumber Kalongan, sama seperti nama
Kalongan yang ada di wilayah Kalipuro.
Ternyata, nama sumber mata air ini adalah Talang Paras.
Menurut cerita masyarakat setempat, dahulu aliran mata air
tersebut mengalir menuju sebuah sungai kecil yang bentuk alirannya menyerupai
talang. Di sekitar aliran air juga terdapat batuan cadas yang oleh masyarakat
setempat disebut sebagai batuan paras.
Dari kondisi tersebut kemudian muncul nama Talang Paras.
Sementara itu, Kalongan merupakan nama dusun tempat sumber
mata air ini berada.
Nama Kalongan sendiri juga memiliki cerita tersendiri.
Dahulu terdapat tiga pohon besar yang menjadi tempat hidup para kalong atau
kelelawar besar. Pohon tersebut oleh masyarakat setempat dikenal dengan nama Pohon
Kuprit.
Sayangnya, saat ini hanya tersisa satu Pohon Kuprit yang
berada di sisi kolam Talang Paras. Kalong yang dahulu tinggal di pohon tersebut
pun sudah tidak lagi terlihat.
Cerita seperti ini menurut saya justru membuat sebuah tempat
wisata menjadi lebih menarik. Bukan hanya datang, bermain air, kemudian pulang,
tetapi kita juga bisa mengetahui sedikit cerita tentang tempat yang dikunjungi.
Segarnya Bermain Air di Pemandian Talang Paras
Daya tarik utama Talang Paras tentu saja adalah mata air
alaminya.
Air yang keluar dari sumber kemudian dialirkan menuju kolam
pemandian. Saat datang ke sini, kesan pertama yang terasa adalah airnya yang
segar.
Talang Paras memiliki dua kolam dengan kedalaman berbeda.
Kolam bagian atas relatif lebih dalam sehingga lebih cocok
digunakan oleh orang dewasa atau anak-anak yang sudah bisa berenang. Meski
begitu, anak-anak tetap harus berada dalam pengawasan orang dewasa.
Sementara itu, kolam bagian bawah memiliki kedalaman yang lebih dangkal sehingga lebih cocok untuk anak-anak bermain air.
Kalau ingin bermain menggunakan ban, tersedia ban yang bisa
disewa di sekitar lokasi. Namun, kalau membawa anak-anak, menurut saya tidak
ada salahnya membawa pelampung atau ban renang sendiri dari rumah. Selain
ukurannya bisa lebih pas, kita juga bisa memilih pelampung yang memang sesuai
dengan kebutuhan anak.
Suasana Talang Paras yang Masih Asri
Hal lain yang membuat pemandian alam di Licin Banyuwangi
ini terasa menyenangkan adalah suasananya.
Talang Paras berada di tengah pepohonan dan rumpun bambu.
Vegetasi tersebut seolah menjadi pagar alami yang membuat suasana di sekitar
kolam terasa lebih teduh.
Lokasinya memang tidak sepenuhnya jauh dari aktivitas
kendaraan karena berada di kawasan jalur menuju Ijen. Namun, keberadaan
pepohonan dan bambu cukup membantu meredam suara kendaraan yang melintas.
Duduk di pinggir kolam sambil mendengarkan suara air dan menikmati udara yang lebih sejuk rasanya sudah menjadi pengalaman tersendiri.
Apalagi setelah perjalanan panjang menuju kawasan Ijen.
Segarnya air dari mata air alami membuat kegiatan mandi atau
berenang di sini terasa sederhana, tetapi justru itu yang menyenangkan.
Fasilitas Talang Paras Masih dalam Tahap Pembangunan
Perlu dicatat, Talang Paras masih dalam tahap pembangunan.
Jadi, jangan membayangkan tempat ini sudah memiliki
fasilitas wisata yang lengkap seperti kolam renang komersial. Beberapa
fasilitas pendukung masih terus dibangun dan dikembangkan oleh kelompok
masyarakat setempat.
Rencananya, akan ada warung UMKM di sekitar kolam yang dikelola oleh masyarakat untuk menjual makanan dan minuman bagi wisatawan.
Menurut saya, perkembangan seperti ini menarik untuk
diikuti. Sebab, Talang Paras bukan hanya berpotensi menjadi tempat wisata baru
di Banyuwangi, tetapi juga dapat membuka ruang bagi masyarakat sekitar untuk
ikut mendapatkan manfaat dari aktivitas pariwisata.
Karena masih dalam tahap pembangunan, pengunjung yang datang
juga perlu bersabar dan memahami bahwa fasilitas yang tersedia saat ini mungkin
belum sepenuhnya memadai.
Apakah Ada Tiket Masuk Talang Paras?
Saat tulisan ini dibuat, belum ada retribusi tiket masuk
yang ditarik karena kawasan wisata Talang Paras masih dalam tahap
pengembangan.
Namun, kondisi tersebut tentu dapat berubah seiring dengan
selesainya pembangunan dan semakin berkembangnya pengelolaan tempat wisata ini.
Talang Paras sendiri mulai mendapatkan perhatian lebih luas
setelah ramai di media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Meskipun begitu,
kelompok masyarakat setempat tetap menyambut wisatawan yang sudah terlanjur
datang untuk menikmati sumber mata air ini.
Untuk pengunjung, hal yang paling penting adalah tetap
menjaga kebersihan, mengikuti arahan masyarakat atau pengelola, dan memahami
bahwa tempat ini masih dalam proses pengembangan.
Rute Talang Paras dari Banyuwangi Kota
Menuju Talang Paras dari Banyuwangi Kota sebenarnya cukup
mudah.
Arahkan kendaraan menuju Kecamatan Licin, kemudian
lanjutkan perjalanan ke arah kawasan Kawah Ijen.
Dari Banyuwangi, perjalanan akan melewati kawasan Pasar
Licin dan kemudian menuju Balai Desa Tamansari.
| gapura masuk ke Talang Paras |
Setelah itu, ketika menemukan Gapura Taman Gandrung Terakota, masuk ke arah tersebut. Dari gapura, perjalanan dilanjutkan melalui jalan paving menuju ke bawah.
Ikuti jalan tersebut sampai menemukan gapura dan area parkir
wisata Talang Paras.
Karena tempat ini masih berkembang, tanda atau petunjuk
menuju lokasi mungkin masih terbatas. Jadi, sebelum berangkat sebaiknya
pastikan kembali titik lokasi melalui aplikasi navigasi dan bertanya kepada
masyarakat sekitar jika diperlukan.
Talang Paras, Pemandian Dekat Kawah Ijen
Lokasi Talang Paras menjadi salah satu kelebihannya.Pemandian alam ini berada di kawasan Licin, salah satu wilayah yang menjadi akses utama menuju Kawah Ijen. Karena itu, Talang Paras bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi ketika sedang menjelajahi kawasan Ijen.
Misalnya, setelah turun dari perjalanan menuju Kawah Ijen,
kita bisa mampir untuk menikmati kesegaran mata air sebelum melanjutkan
perjalanan ke destinasi lainnya.
Talang Paras juga berada tidak jauh dari Taman Gandrung
Terakota dan Jiwa Jawa Ijen. Jadi, bagi wisatawan yang sedang
menginap atau berwisata di kawasan tersebut, tempat ini bisa menjadi salah satu
alternatif untuk mengisi waktu.
Kalau sedang mencari wisata Licin Banyuwangi yang
menawarkan pengalaman berbeda, Talang Paras bisa masuk dalam daftar.
Menikmati Mata Air Sekaligus Menjaga Alam
Bagi saya, keberadaan Talang Paras juga memberikan cerita lain yang lebih penting.
Munculnya sumber-sumber mata air di kawasan atas Banyuwangi menunjukkan betapa pentingnya kawasan resapan air yang berada di wilayah tersebut. Air yang kita nikmati di kolam Talang Paras pada dasarnya merupakan bagian dari sistem alam yang jauh lebih besar.
Karena itu, jangan sampai kita hanya datang untuk menikmati kesegarannya, tetapi lupa untuk menjaganya. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak vegetasi di sekitar sumber air, serta menggunakan air dengan bijak adalah hal sederhana yang bisa dilakukan setiap pengunjung.
Apalagi jika Talang Paras nantinya berkembang menjadi salah satu pemandian alam Banyuwangi yang semakin ramai. Semakin banyak wisatawan datang, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjaga sumber air dan lingkungan di sekitarnya.
Talang Paras, Alternatif Wisata Air di Banyuwangi
Banyuwangi memang punya banyak pilihan wisata. Mulai dari
pantai, hutan, perkebunan, gunung, sampai sumber mata air alami.
Talang Paras menjadi salah satu contoh bagaimana potensi
sederhana yang ada di sebuah dusun bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata.
Airnya segar, suasananya masih asri, dan lokasinya berada di
kawasan yang strategis karena dekat dengan jalur menuju Kawah Ijen.
Memang, saat ini Talang Paras masih belum sempurna.
Fasilitasnya masih terbatas dan pembangunannya masih berjalan.
Tetapi mungkin justru itu yang membuatnya menarik untuk
dikunjungi sekarang.
Kita bisa melihat bagaimana sebuah tempat yang awalnya hanya
dikenal sebagai sumber mata air perlahan dikembangkan oleh masyarakat menjadi
ruang wisata baru.
Kalau sedang berada di sekitar Licin, hendak menuju Kawah
Ijen, atau baru saja turun dari perjalanan Ijen, tidak ada salahnya mencoba
mampir ke Talang Paras.
Berenang, bermain air, duduk di pinggir kolam, lalu
menikmati segarnya air yang keluar langsung dari sumber.
Sederhana, tetapi bisa jadi pengalaman yang menyegarkan
sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi Banyuwangi lainnya.
FAQ Talang Paras Banyuwangi
Di mana lokasi Talang Paras Banyuwangi?
Talang Paras berada di Dusun Kalongan, Desa Tamansari,
Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Lokasinya berada di kawasan
jalur menuju Kawah Ijen dan tidak jauh dari Taman Gandrung Terakota.
Apa itu Talang Paras?
Talang Paras adalah pemandian alam yang memanfaatkan mata
air alami yang keluar langsung dari tanah. Tempat ini sedang dikembangkan oleh
kelompok masyarakat Dusun Kalongan sebagai salah satu potensi wisata di
Kecamatan Licin.
Mengapa disebut Talang Paras?
Nama Talang Paras berasal dari cerita masyarakat mengenai
aliran mata air yang dahulu mengalir menuju sungai kecil dengan bentuk
menyerupai talang. Di sekitar aliran tersebut juga terdapat batuan cadas yang
disebut masyarakat sebagai batuan paras.
Apakah Talang Paras dekat dengan Kawah Ijen?
Ya. Talang Paras berada di Kecamatan Licin dan berada di
kawasan jalur menuju Kawah Ijen. Karena itu, tempat ini dapat menjadi salah
satu pilihan wisata air untuk dikunjungi sebelum atau setelah perjalanan menuju
Kawah Ijen.
Berapa harga tiket masuk Talang Paras?
Saat artikel ini ditulis, belum ada retribusi tiket masuk
yang ditarik karena Talang Paras masih dalam tahap pembangunan dan
pengembangan. Kebijakan tersebut dapat berubah seiring perkembangan pengelolaan
wisata.
Apakah Talang Paras bisa digunakan untuk berenang?
Bisa. Terdapat dua kolam dengan kedalaman berbeda. Kolam
bagian atas relatif lebih dalam, sedangkan kolam bagian bawah lebih dangkal dan
lebih sesuai untuk anak-anak. Anak-anak tetap perlu mendapatkan pengawasan
orang dewasa ketika bermain air.
Apakah Talang Paras cocok untuk anak-anak?
Talang Paras dapat menjadi pilihan untuk bermain air bersama
keluarga karena tersedia kolam yang lebih dangkal. Namun, orang tua tetap perlu
mengawasi anak-anak selama berada di area kolam.
Apakah tersedia ban atau pelampung di Talang Paras?
Tersedia ban yang dapat disewa untuk bermain air. Pengunjung
juga dapat membawa pelampung atau ban renang sendiri dari rumah, terutama jika
membutuhkan ukuran yang lebih sesuai untuk anak-anak.
Apakah fasilitas Talang Paras sudah lengkap?
Belum. Talang Paras masih dalam tahap pembangunan sehingga
fasilitas pendukungnya masih terbatas. Pengunjung perlu memahami kondisi
tersebut ketika datang dan mengikuti arahan dari masyarakat atau pengelola
setempat.
Bagaimana rute menuju Talang Paras dari Banyuwangi Kota?
Dari Banyuwangi Kota, arahkan kendaraan menuju Kecamatan
Licin dan lanjutkan perjalanan ke arah Kawah Ijen. Setelah melewati Pasar Licin
dan Balai Desa Tamansari, cari Gapura Taman Gandrung Terakota. Dari sana, masuk
melalui jalan paving menuju bawah hingga menemukan gapura dan area parkir
Talang Paras.
Apa saja wisata yang dekat dengan Talang Paras?
Talang Paras berada di kawasan yang dekat dengan Taman
Gandrung Terakota dan Jiwa Jawa Ijen. Lokasinya juga berada di kawasan akses
menuju Kawah Ijen sehingga dapat digabungkan dengan perjalanan wisata di
sekitar Licin.
Apakah Talang Paras sudah resmi menjadi tempat wisata?
Talang Paras masih dalam tahap pengembangan oleh kelompok
masyarakat setempat. Meskipun sudah mulai dikunjungi wisatawan setelah ramai di
media sosial, pembangunan dan penyediaan fasilitas masih terus dilakukan.
Kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Talang Paras?
Talang Paras cocok dikunjungi ketika ingin menikmati suasana
mata air yang sejuk dan bermain air di tengah pepohonan. Karena masih dalam
tahap pembangunan, pengunjung sebaiknya mempersiapkan diri dengan fasilitas
yang masih terbatas.
Posting Komentar