Dari Banyuwangi ke Bandung Naik Kereta Api Sangkuriang: Perjalanan Panjang yang Penuh Cerita
![]() |
| ilustrasi KA SAngkuriang melintasi Jembatan Citiis |
Perjalanan darat lintas provinsi selalu punya cerita sendiri. Salah satu rute yang menarik untuk dicoba adalah dari Banyuwangi menuju Bandung menggunakan kereta api. Bukan sekadar berpindah tempat, perjalanan ini menawarkan pengalaman panjang yang perlahan membawa kita dari ujung timur Pulau Jawa menuju wilayah barat dengan lanskap yang terus berubah.
Saya mencoba rute ini dengan menggunakan kereta api
Sangkuriang—sebuah pilihan perjalanan yang cukup nyaman, dengan durasi
perjalanan sekitar 17 jam. Berangkat dari Banyuwangi pukul 15.15 WIB, kereta
ini akan tiba di Bandung sekitar pukul 08.30 WIB keesokan harinya.
Pilihan Kelas dan Harga Tiket
Kereta api Sangkuriang menyediakan beberapa pilihan kelas
yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget.
![]() |
| foto seat ekonomi premium stainless stell |
Untuk kelas ekonomi premium stainless steel, harga tiketnya berada di kisaran Rp500.000. Gerbong ini sudah menggunakan rangkaian modern berbahan stainless steel, dengan konfigurasi tempat duduk 2-2. Salah satu yang menarik, ada beberapa kursi yang saling berhadapan, seperti di nomor kursi 10–11. Posisi ini cocok untuk perjalanan bersama teman atau keluarga karena memungkinkan interaksi lebih leluasa sepanjang perjalanan.
![]() |
| Foto seat kelas Eksekutif |
Selain itu, tersedia juga kelas eksekutif dengan harga sekitar Rp750.000. Kelas ini menawarkan kenyamanan lebih dengan kursi yang bisa direbahkan, ruang kaki lebih lega, serta suasana yang lebih tenang.
![]() |
| foto seat kelas compartment |
Bagi yang menginginkan privasi ekstra, tersedia juga kelas compartment. Kelas ini biasanya menawarkan ruang tertutup yang lebih eksklusif, cocok untuk perjalanan jarak jauh agar bisa beristirahat lebih maksimal.
Perjalanan Panjang yang Tidak Membosankan
Berangkat sore hari dari Banyuwangi memberi waktu untuk
menikmati perubahan suasana dari terang menuju malam. Perlahan, kota-kota
kecil, persawahan, hingga stasiun-stasiun di sepanjang jalur akan terlewati.
Saat malam tiba, suasana di dalam kereta cenderung lebih
tenang. Ini waktu yang tepat untuk beristirahat, membaca buku, atau sekadar
menikmati perjalanan dalam diam.
Namun, salah satu momen yang paling ditunggu justru terjadi
menjelang pagi.
Menyambut Sunrise di Jalur Menuju Bandung
Jika beruntung, kamu bisa mendapatkan bonus pemandangan yang
sulit dilupakan: sunrise berkabut saat kereta mulai mendekati wilayah Bandung.
Kabut tipis yang menyelimuti perbukitan, cahaya matahari
yang perlahan muncul dari balik horizon, serta siluet pepohonan yang terlihat
samar menciptakan suasana yang begitu tenang dan magis. Momen ini sering jadi
highlight perjalanan—yang membuat perjalanan panjang terasa sangat layak untuk
dijalani.
Bahkan jika tidak mendapatkan kabut sekalipun, pemandangan sepanjang jalur menuju Bandung tetap menawarkan panorama alam yang indah, mulai dari perbukitan hijau hingga hamparan sawah yang luas.
Apalagi nanti kita akan melewati jembatan Citiis yang
terkenal selain keindahan panoramanya juga sebagai jembatan dengan elevasi
tertinggi di Jawa serta jembatan peninggalan jaman kolonial belanda
Lebih dari Sekadar Perjalanan
Naik kereta dari Banyuwangi ke Bandung bukan hanya soal efisiensi transportasi, tapi juga tentang menikmati proses. Duduk selama berjam-jam di dalam kereta justru memberi ruang untuk melihat Pulau Jawa dari perspektif yang berbeda—lebih perlahan, lebih dekat, dan lebih terasa.
Perjalanan ini cocok untuk kamu yang ingin mencoba
pengalaman traveling yang tidak terburu-buru. Karena terkadang, yang paling
berkesan bukan hanya tujuan akhirnya, tapi cerita yang terjadi di sepanjang
perjalanan.
Kalau kamu punya waktu dan ingin merasakan perjalanan darat
yang penuh nuansa, rute ini layak masuk daftar.






Posting Komentar