Jumat, 26 Januari 2024

Segar Banget Mandi Di Pemandian Alami Bumi Madukara, Glenmore, Banyuwangi

Pemandian Alami Bumi Madukara

Glenmore, dari namanya saja sudah menarik sekali. Kata asing bukan dari bahasa suatu daerah/suku di Indonesia melainkan dari bahasa Skotlandia yang artinya adalah bukit besar/hamparan perbukitan. Sesuai namanya Glenmore ini memang daerah yang punya hamparan perbukitan yang luas, apalagi lokasinya di kaki Gunung Raung sehingga banyak bentang alam yang bisa dijadikan tempat wisata alam.

Salah satu wisata alam yang saya kunjungi kali ini adalah Pemandian Alami Bumi Madukara yang lokasinya berada di Dusun Sugihwaras Desa Bumiharjo,Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur­. Lokasinya dekat dengan wisata Umbul Bening dan Umbul Pule juga searah dengan Pura Gumuk Kancil dan Air Terjun Legomoro.

Rute Menuju Pemandian Alami Bumi Madukara, Glenmore.

papan petunjuk jalan Pemandian Bumi Madukara

Untuk menuju kesana dari Banyuwangi Kota cukup mudah, kalian tinggal naik kendaraan pribadi atau sewa kendaraan menuju Rogojampi – Pasar Wit-Witan – Singojuruh – Pasar Gendoh – Stasiun Kalistail- Stasiun Sumberwadung. Setelah sampai Stasiun Sumberwadung lurus sedikit ambil jalan menyebrang rel melewati gapura Desa Sumbergondo, ikuti jalan tersebut lalu setelah Ponpes Raudlatussalam ambil jalan ke kiri melewati Umbul Bening, ikuti jalan tersebut sampai ketemu petunjuk jalan menuju Pemandian Alami Bumi Madukara. Kalian akan melewati jalan Paving lalu jalan makadam batu dan akhirnya sampai di depan Pemandian Alam Bumi Madukara yang berada di pinggiran Hutan Pinus.

Hutan ujung jalan sana ada Pemandian Alami Bumi Madukara

Ketika masuk hutan pinus dan menepi ke tepian sumber airnya, hawanya sudah berubah sejuk khas hutan. Ya hawa tersebut sering disebut namanya iklim mikro yang terbentuk karena pepohonan-pepohonan yang ada. Kalau ada angin yang berhembus, sedikit tercium aroma khas seresah daun pinus yang basah dan mulai terurai.

Pemandangan Pemandian Bumi Madukara

Ada 4 Kolam bertingkat di wisata Bumi Madukara ini, namun hanya 2 kolam saja yang dipakai. Dari bawah, terdapat Dua kolam dipakai untuk kolam renang dewasa yang dalamnya sekitar 130 cm dan kolam renang anak yang dalamnya 50cm. Dua kolam diatasnya dibiarkan alami tanpa dibersihkan dari seresah untuk habitat satwa-satwa perairan seperti ikan wader yang lebih dulu menghuni sumber air Bumi Madukara ini.

Padahal sebelum berangkat sudah sarapan Rawon legendaris daerah Sempu yang dekat Stasiun Kalistail, namanya Warung Mbah Jen yang sudah berjualan sejak 1980an. Sampai Pemandian Bumi Madukara lapar lagi, mungkin karena hawa dingin sekitar Bumi Madukara membuat lapar, jadi saya pesan pisang goreng di penjual makanan di sekitar kolam. Setelah perut terisi, saya menuju kamar mandi yang terbuat dari bilik bambu dengan atap langsung ke langit. Kamar mandi bilik bambu ini di nilai cukup untuk untuk mandi, bilas-bilas dan ganti baju.

Seger banget air di Pemandian Bumi Madukara Glenmore

Rasanya air kolam sudah memanggil-manggil melambaikan riak airnya untuk saya segera turun bermain bersama mereka. Maunya langsung loncat menceburkan diri, namun tidak bisa dilakukan karena tubuh harus menyesuaikan dulu dari dinginnya air di Bumi Madukara.

Perlahan-lahan memasukan kaki ke dalam kolam, lalu seluruh badan. Rasanya energi-energi alam yang ada di dalam Bumi Madukara masuk mengisi energi badanku yang sudah mulai habis akibat aktivitas padat minggu ini. Memang harus saya akui, saya melakukan Recharge Energi dengan mandi dan berendam air dingin.

Cerita Masa Lalu di Pemandian Alami Bumi Madukara

Saat sudah puas berenang, saya memesan Teh panas di tempat memesan pisang goreng. Sambil menyeruput teh tersebut saya mengobrol dengan bapak penjual makanan tersebut. katanya Bumi Madukara adalah nama baru dari lokasi wisata ini. Sebelumnya lokasi ini terkenal dengan nama Bedengan. Tiap kali warga mau pergi ke hutan pinus ini biasanya mereka bilang mau pergi ke Bedengan. Bedengan adalah tempat untuk menyemaikan bibit pohon. Sejak dulu Perhutani membuat persemaian untuk membuat bibit pinus siap tanam untuk menanami wilayah ini dan sekarang menjadi hutan pinus seperti sekarang ini.

Bisa Melihat Pemandangan Pegunungan di Glenmore, Kalibaru

Setelah puas berenang, saya ganti baju kering dan siap-siap berpindah ke tempat makan legendarisyang berjualan saat hutan ini dibuka untuk pertanian. Tempat makannya warung desa biasa yang masaknya menggunakan kayu bakar dan beliau hanya menjual satu menu yaitu Koro Pedas. Bisa kalian Simak di tulisan setelah ini ya.

Pemandian Alami Bumi Madukara cocok untuk kalian kunjungi karna kondisinya alami, fasilitas juga tercukupi dengan adanya kamar mandi, parkir luas, musholla, tempat makan. Lokasinya juga mudah ditempuh searah dengan Umbul Bening dan Air Terjun Legomoro.

Tertarik datang berwisata ke Pemandian alami Bumi Madukara Glenmore?


Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search