Minggu, 19 Juni 2022

Menikmati Lezatnya Pizza Kecombrang Di Kebun Tamantirto - Jogja

Menunggu Pizza Kecombrangnya jadi

 Kalau diingat-ingat jarang sekali makan pizza, apalagi semenjak di Banyuwangi makan pizza paling pizzanya Palm Sugar Kafe saja.  Kali ini saya kembali ke Jogja dan menyempatkan mampir ke Kebon Tamantirto yang mempunyai banyak hal menarik salah satunya Pizza Kecombrang yang dimasak dengan tungku kayu bakar.


Sesuai namanya, Kebon Tamantirto ini adalah sebuah kebun yang berada di desa Tamantirto didalamnya terdapat sebuah warung dengan dapur terbuka dan sebuah tungku api buatan sendiri yang digunakan untuk menu masakan andalannya Tuna, Ayam Asap dan Pizza Kecombrang.


Rute Menuju Kebon Tamantirto

Kebon Tamantirto ini letaknya dipinggiran kota Yogyakarta tepatnya di daerah Dusun Gatak, Desa Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta. Rute kesini sudah tertera di gmaps sehingga kalian bisa mengikuti rute yang diarahkan pada maps tersebut. Dari kota Jogja saya melewati jalan Godean sampai di perempatan ringroad barat Demak Ijo, ambil ke arah selatan menuju Gamping. Di Lampu Lalu Lintas Kantor PMI ambil jalan ke arah gamping/wates lalu siap-siap ambil kiri jalan setelah melewati sungai. Ikuti jalan tersebut sampai ketemu Warmindo MJM, ambil ke kiri ikuti jalan hingga melewati hutan bambu. Kebon Tamantirto berada dibalik hutan bambu tersebut.


Karena sedang menjalankan ibadah puasa, saya bersama teman berkunjung ke Kebon Tamantirto sore hari sekaligus buka puasa disana. Menuju kesana kami tidak nyasar karena terbantu oleh Gmaps dan teman saya memang seorang Akamsi (Anak Kampung Situ). Setelah melewati hutan bambu dan parkir kendaraan kami turun ke bawah melalui jalan setapak menuju Kedai Kebon Tamantirto.

Sungai di Pinggir Kebon Tamantirto

Tempatnya menyenangkan, tenang dan tidak ada suara kebisingan yang mengganggu. Hanya ada suara gemerincik air dari sumber, dan suara samar dari sungai yang tidak jauh dari kedai Kebon Tamantirto. Kami sempat melihat sungai yang kadang sungai tersebut dipakai para pengunjung Kebun Tamantirto untuk bermain air. Karena sudah sore, tidak menemukan anak-anak sekitar bermain air hanya ada pemancing saja di salah satu bagian tebingnya.

Suasana Malam di Kebun Tamantirto

Kembali ke Kedai Kebun Tamantirto, Kami duduk di kursi depan meja penyajian dekat dapur. Disana kami memesan pizza kecobrang dan Tuna Asap. Pesanan ini sudah disiapkan karena sudah Whatsapp terlebih dahulu sekalian menanyakan Kebon Tamantirto tetap buka atau libur menjelang libur lebaran.

Ikan Tuna Asap

Ikan Tunanya sudah siap namun untuk Pizzanya dimasak langsung karena lebih enak jika disajikan hangat dan kami juga ingin melihat proses pembuatan Pizza Kecombrang dengan menggunakan tungku tersebut. Melihat proses pembuatan Pizza menggunakan tungku dengan kayu bakar sebagai bahan bakarnya membuat saya ingat kuliner Pizza Kayu Bakar di Bogor.


Pizza Kecombrang Tungku Kayu Bakar

Pembuatan adonan Pizza Kecombrang

Pembuatan Pizza  menggunakan Tungku ini dikerjakan tidak setiap hari tapi pada setiap weekend hari Sabtu dan Minggu saja. Pada hari biasa, pembuatan Pizza Kecombrang menggunakan oven biasa. Beruntung saat kesini menyaksikan pembuatan Pizza Kecombrang Kebon Tamantirto menggunakan Tungku.


Sambil duduk di meja besar di dapur Kebon Taman Tirto, kami memperhatikan Bu Rina membuat kecombrang dan pak mulai membuat bara api, dan mempersiapkan tungku. Bara api dimasukan ke dalam tungku, rasanya panas sekali berada di depan mulut tungku ini. Tungku sudah siap digunakan, adonan pizza yang sudah disiapkan tadi dimulai dimasukan ke dalam tungku.


Pemanggangan Pizza dengan Tungku

Pak Dimas bercerita telah melakukan beberapa kali pembuatan tungku. Tungku ini dibuat 7 lapis untuk menahan panasnya api dari dalam. Lapis 7 ini pun ternyata masih mengalami keretakan. Tiap kali ada keretakan diperbaiki sehingga cita rasa dari pizza kecombrang Kebon Tamantirto tetap konstan.


Akhirnya pizza Kecombrang pun jadi, selagi panas kami segera mencoba pizza tersebut. Rasanya enak, tiap gigitan rasanya ada sensasi segar yang keluar dari kecombrangnya. Bu menawarkan cabai bubuk seperti bon cabe yang dibuat sendiri dari cabai yang ditanam di sekitar Kebon Tamantirto.

Pizza Kecombrangnya jadi 

Beliau juga bercerita, bahwa mereka menggunakan tanah desa di sekitar untuk berkebun dan berternak sehingga menu-menu yang Kebon Tamantirto Tawarkan berasal dari hasil kebun dan ternak kecuali ikan tuna yang didapat dari teman mereka.

Rasanya tidak cukup sekali untuk datang ke Kebon Tamantirto ini karena ada beberapa menu yang ingin saya cicipi seperti ayam asap dan mie ayam yang terlihat mengiurkan. Nanti kalau ada kesempatan kembali mampir lagi ke Kebun Tamantirto ini

Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search