Cengkir Heritage Resto, Warung Dan Sajian Khas Desa Di Dekat Pusat Kota Jogja

12.59

Cengkir Heritage Resto tampak depan
Sudah beberapa tahun lalu Warung Kopi Klotok menjadi pilihan tempat makan wisatawan maupun warga jogja, tumbuh juga Resto Tradisional ala desa di sekitarnya, salah satunya adalah Cengkir Heritage Resto And Coffe yang letaknya lebih dekat dengan pusat kota Jogja.

Baru-baru ini teman cerita tentang Cengkir Heritage yang berkonsep ala desa dengan bangunan berupa Joglo. Sesuai konsep dan namanya, Cengkir Heritage menawarkan makanan dengan suasana desa dan masakan desa yang dekat dengan Pusat Kota Jogja. Resto ini ternyata belum lama buka namun sudah menjadi tempat pilihan makan warga Jogja dan sebagian wisatawan yang sudah mengetahui tempat ini.


Rute Ke Cengkir Heritage
Cengkir Heritage beralamat di Jalan Sumberan II No.4 Dusun Ngentak, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Untuk kesini cukup mudah, kalian bisa menggunakan jasa Ojek Online atau jika menggunakan kendaraan pribadi dari Palagan ambil arah ke pertigaan Jalan Damai setelah itu ambil ke timur (ke arah Jalan kaliurang) setelah melewati Captain Urban Lounge ada perempatan, ambil ke Jalan Sumberan II ke arah utara dan kalian akan menemukan Cengkir Heritage yang ada di kanan jalan.

tempat makan di Cengkir Heritage
Cengkir Heritage ini buka mulai jam 08.00- 00.00. Janjian sama teman-teman di Jogja jam 08.00 pagi dan sampai disana paling duluan haha. Karena masih menunggu teman –teman saya menyempatkan keliling Cengkir Heritage untuk melihat-lihat dan nyari tempat duduk yang nyaman. Ada 3 bangunan yang bisa digunakan, 2 bangunan berbentuk Joglo dan 1 Bangunan berupa rumah yang bisa digunakan untuk meeting dan pertemuan. Joglo yang berada dibangunan utama terdapat sajian prasmanan berupa masakan khas desa. Sayur Lompong (batang daun talas) yang menarik perhatian saya karena sayuran ini sudah jarang sekali ditemukan. Memasak lompong menjadi sayuran juga tidak bisa sembarangan karena jika cara membuatnya salah bisa membuat gatel. Mungkin itu sebabnya jarang sekali menemukan sayur lompong di warung-warung prasmanan lainya.

Nasi yang ditanak secara tradisional
Memilih lauk dan sayuran
Setelah anno, aqid, mas ilham, mba indah sekeluarga datang. Kami langsung mengambil nasi yang masih diatas tungku pembakaran, sepertinya nasi tersebut dimasak secara tradisional. Saya jelas memilih sayur lompong karena penasaran sekali rasanya,karena sayur lompong yang saya cobain pertama kali di Banyuwangi tidak ditumis seperti sayur lompong yang ada di Resto Cengkir Heritage ini.  Memilih lauknya juga seperti biasanya, telur yang dilihat dari penampakannya di goreng dengan api dan panas yang pas.

makanan berupa sayur dan lauk yang bisa dipilih
Setelah memenuhi piring dan memesan minum, pesanan kita akan dihitung oleh pelayan dan kita dipersilahkan menuju tempat duduk yang kita pilih. Suasana masih sepi, kami bisa bebas memilih tempat duduk dimana saja, kami lebih memilih duduk di bangunan berbentuk joglo tanpa sekat dinding agar lebih leluasa dan bisa melihat pemandangan sekitar Cengkir Heritage.

Nasi Telur, Sayur Tempe dan Lompong
Kalau dilihat-lihat, fasilitas dari Resto Cengkir Heritage ini cukup lengkap dari tempat ibadah, kamar mandi, tempat makan yang luas dan banyak pilihan, juga parkiran yang menurut saya cukup luas dan memungkinkan rombongan bis besar untuk masuk dan parker di halaman parkir Cengkir Heritage ini. Sambil makan, saya piker tempat ini cocok banget untuk acara kumpul-kumpul dan bisa menjadi alternatif bagi kalian yang mencari resto dengan konsep dan masakan khas desa yang tidak jauh dengan pusat kota Jogja.

You Might Also Like

0 kesan dari teman

Recent Posts

Instagram

Like my Fanspage Facebook