Cafe Tiga Tjeret, Solo - Angkringan Berkonsep ala Kafe

10.46

saat memilih makanan di Cafe Tiga Tjeret Solo

Masih di Seputaran Solo dan Sekitarnya. Kuliner Solo itu beragam salah satu yang identik dari Kota Solo adalah Hik namun lebih terkenal Angkringan. Mudah sekali menemukan Hik/Angkringan di Kota Solo, hampir setiap sudutnya ada. Gerobak khasnya mudah sekali terlihat dengan lampu remang-remang berwana oren kekuningannya. Kapasitas tempat duduk di samping gerobaknya sangat sedikit makanya hik/angkringan biasanya juga menyediakan tikar lesehan untung para pembeli yang lebih senang duduk lesehan bersama teman-temannya. Seiring berjalannya waktu Angkringan mulai berkembang terutama dalam hal menyamankan para penikmatnya dan di Kota Solo ada beberapa Hik atau Angkringan yang memiliki suasana nyaman dan cozy apalagi untuk makan bersama keluarga, salah satunya adalah Cafe Tiga Tjeret.

Cafe Tiga Tjeret ini merupakan kafe yang mengambil konsep dari angkringan. Dalam hal penamaannya pun demikian, Tiga Tjeret diambil dari identitas angkringan yang biasanya selalu ada 3 Ceret diatas anglonya. Tempatnya Nyaman membuat saya akhirnya mengajak keluarga yang sedang singgah di kota Solo untuk makan malam disana.
Cafe Tiga Tjeret Tampak Depan dari Jalan
Rute Menuju Cafe Tiga Tjeret
Cafe ini letaknya berada di pusat kota Solo atau lebih tepatnya di Jalan Ronggowarsito No.97, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Cafe Tiga Ceret ini letaknya strategis Jalan ini berada di jalan searah menuju jalan Slamet Riyadi melewati Pura Mangkunegara. Jika kalian bawa kendaraan pribadi ikuti Jalan searah ke Slamat Riyadi, Ketemu Patung Slamet Riyadi keambil Kiri, lalu Lampu Lalu Lintas Bank Indonesia ambil Kiri memasuki Jalan Ronggiwarsito. Ikuti jalan tersebut sampai menemukan kanan jalan halaman belakang Pura Mangkunegara, Cafe Tiga Tjeret ada di kiri jalan.
tempat makan di bawah
tempat makan di lantai 2
Pertama kali datang kita memilih tempat terlebih dahulu, karena memilih makanannya akan lama karena sangat banyak jenis makanannya. Desain Interior Cafe Tiga Tjeret ini berkonsep Urban dan menarik apalagi untuk Kawula Muda.  Setelah memilih tempat duduk kami kembali ke depan karena di Kafe ini layaknya angkringan kita harus memilih makanan kita sendiri yang ingin kira makan (Self Service).  Pertama kali saya melihat dulu makanan yang dijajakan dari ujung dan bertanya kepada pelayan yang sudah siap menerangkan jenis-jenis makanan ala tempura dan sate yang jumlahnya beragam. Setelah memilih nasi dan lauknya, lalu kita terus bergeser ke meja kasir untuk dihitung dan menyebut nomor Meja yang telah kita pilih, di meja kasir ini kita juga memilih minuman yang jenisnya cukup beragam. Dari mulai jenis wedang-wedangan, teh, kopi, es jeruk bahkan sampai ke milkshake. Setelah pesanan dicatat kasir, pelayan yang lain menawarkan jasa untuk membakar lauk dan nasi yang kita pesan seperti halnya di angkringan biasanya.

Lauk-lauknya
Ragam pilihan Nasi Kucingnya
Saya memilih mengambil nasi satu saja dan mengambil berbagai jenis lauk lebih banyak, begitupula dengan adik saya yang lebih antusias dengan banyaknya jenis lauk yang menarik untuk dicicip. Kami memilih lauk yang berbeda karena nantinya bisa saling cicip hehe. Sambil menyicip hidangan, ternyata saat Jum’at Malam terdapat live musik dan yang bernyanyi merupakan Band yang antusias dengan the Beatles bahkan dandanannya pun ala-ala the Beatles. Sepertinya bapak dan ibu sangat familiar dengan musik lawas The Beatles ini.
live musik The Beatles dinyanyikan mereka
Makanan sudah habis, minuman pun mulai habis. Saya kembali memesan minuman sedangkan adik-adik pergi untuk foto-foto dengan background interior di lantai dua yang lebih menarik. Tak terasa sudah dua jam disana dan akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Untuk Makan yang kami berlima pesan di Cafe Tiga Tjeret ini menghabiskan Rp. 250.000-an jadi perorang itungannya Rp. 50.000. Menurut saya harga tersebut masih terjangkau dan standar kafe apalagi makanan yang kami ambil terbilang cukup banyak :D.

Cafe ini buka jam 11 siang – 1 malam. Mampir ke kota Solo cobalah Cafe Tiga Tjeret ini, Jangan sendirian ajak keluarga, teman dekat atau kenalanmu biar makanmu jadi lebih seru.
foto sebelum makan

You Might Also Like

5 kesan dari teman

  1. Pernah nongkrong di sini karena kejebak hujan.. Untuk kelas angkringan, makanannya terbilang mahal tapi enak2 rasanya dan bersih. Emang worth it lah

    BalasHapus
  2. Kalau lihat tatanan menunya kok seperti di Angkringan Kebon Ndalem ya mas di Jogja? Ambil sendiri dan tersebdar di meja gitu

    BalasHapus
  3. Duhhh di angkringan aja saya bisa lama2.. apalagi ini yang konsepnya cafe.. bs berjam2 kali. Hehehe..
    50rb per orang masih standar lah ya

    BalasHapus
  4. Aku baru tau kalau istilah lain angkringan itu Hik hehehe. Konsepnya unik juga ya, angkringan tapi kafe, harga menengah ya jadinya antara harga kafe dan angkringan, tapi 50k per orang untuk suasana yang asik plus live music ya sepadan banget lah. Perut kenyang, suasana asik dan bisa berlama-lama. Nanti dimampirin deh pas ke Solo.

    BalasHapus
  5. Kalau angkringan gini suka khilaf. Nasinya emang satu tapi lauknya, semua diambil hahhahaa

    BalasHapus

Recent Posts

Instagram

Like my Fanspage Facebook