Pulau Tabuhan, Banyuwangi - Pulau Kecil di Tengah Laut Selat Bali

, , 10 comments

Pulau Tabuhan, pulau yang terlihat jelas dari Pantai Watudodol sudah lama membuat saya penasaran. Terlihat dari jauh, kecil, berwarna kehijauan dan berada di tengah-tengah warna biru laut yang luas. Minggu pagi, saya mendapat ajakan bersama teman dari Jalan-JalanSeru Banyuwangi untuk piknik seru ke Pulau Tabuhan tersebut. Walau letaknya di tengah Laut Selat Bali, Pulau ini masuk dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

Cara menuju Pulau Tabuhan, Banyuwangi
Dari Kota Banyuwangi: Pulau ini bisa ditempuh dengan menyewa kapal dari beberapa tempat seperti Grand Watudodol, Bunder Bangsring dan Kampe. Jarak terdekat untuk sampai ke Pulau Tabuhan yaitu dari Pantai Bangsring atau Kampe. Minggu kemarin saya menggunakan jasa Kapal dari Pantai Bangsring. Dari kota Banyuwangi, ambil arah Pelabuhan Ketapang – melewati Pelabuhan Ketapang – Pantai Watudodol (patung gandrung) – pom bensin kiri jalan – tikungan ke kanan – masjid perumahan griya (kiri jalan) – setelah melewati masjid, kanan jalan akan ada papan petunjuk jalan ke rumah apung, kalian tinggal ikutin papan petunjuk jalan itu saja. Sesampainya di Pantai Bangsring kalian bisa menyewa kapal dan berlayar menempuh perjalanan selama 15 menit saja.
Dari Luar Kota Banyuwangi: Jika kalian yang naik kereta ke Banyuwangi, bisa turun di stasiun Banyuwangi Baru dan melanjutkan naik ojek atau menyewa angkot atau bisa juga naik angkot ke terminal sritanjung lalu naik bis yang menuju arah situbondo dan minta turun di desa Bangsring (rumah apung). Jika kalian dari Surabaya naik bis, bisa memilih bis jurusan bali atau banyuwangi yang lewati Situbondo. Minta Turunlah di depan Desa Bangsring (Rumah Apung).

Biaya sewa kapal sebesar Rp. 500.000 perkapal dengan maksimal penumpang sebanyak 10 orang. Fasilitas kapalnya kalian dapat pelampung keselamatan. Namun jika ingin Snorkling di Pulau Tabuhan kalian bisa menyewa alat Snorkel Satu Set berupa Jaket Pelampung dan Snorkel seharga Rp. 30.000. Jika butuh sepatu katak akan dikenalan biaya sewa lagi sebesar Rp.10.000-15.000

Pulau Tabuhan merupakan pulau kecil yang luasnya hanya sekitar 5-6 ha. Pulau tak berpenghuni, tidak banyak pohon-pohon teduh yang bisa dijadikan tempat berteduh. Walau pulaunya tidak seberapa besar aktifitas seru bisa dilakukan disini seperti:

1. Snorkeling
Spot Snorkeling
Ombak disini utara agak tenang, biasanya pengunjung melakukan snorkeling di spot ini. Spot terbaik bisa di dapat di area agak ke tengah, kita bisa minta tolong oleh nahkoda perahu yang kita sewa untuk mengantarkan ke daerah spot tersebut. Hati-hati dengan bulu babi dan jangan menginjak karang ya J

2. Keliling Pulau
Spot foto sebelah timur pulau
Pulau Tabuhan ini luasnya hanya 5-6 ha, mengelilinginya dengan jalan kaki tidak akan menempuh waktu jalan terlalu lama. Mungkin yang perlu disiapkan adalah tabir surya supaya kulit tidak gosong terbakar. Pengalaman kemarin sih walau sudah pakai tetap gosong :D. Mengelilingi pulau ini hanya sekitar 15menit berjalan kaki kadang yang bikin lama adalah berhenti dan berfoto-foto :D. Kadang berteduh sebentar di semak-semak agak tinggi menyantap makanan, atau karena kepanasan.

3. Berfoto-foto

Ada beberapa spot foto yang menarik perhatian, salah satunya adalah reruntuhan bangunan. Spot ini menjadi spot favorit oleh para pengunjung. Biasanya posenya sih berdiri di atas reruntuhan bangunannya. Jika sedang pasang hati-hati yak J. Spot foto menurut saya di pulau sebelah timur, pasirnya halus karena terus terkena ombak, dengan pemandangan laut biru dan pulau Bali spot foto ini terlihat bagus. Spot foto berikutnya adalah spot foto Gili Trawangan Ala-ala (beberapa orang menyebutnya seperti itu), spot ini merupakan ayunan yang ada di Pantai, dengan tulisan Pulau Tabuhan di tiang penopangnya diharapkan menjadi salah satu icon dari pulau tabuhan.

spot reruntuhan bangunan
spot reruntuhan bangunan

Pulau Tabuhan ini menjadi pilihan untuk menikmati Sunset dan Sunrise sekaligus dibanyuwangi selain di pelabuhan Marina. Karena belum mencobanya langsung, saya tidak bisa berkata banyak. Tapi untukbisa menikmati suasana Senja dan Matahari terbit di Pulau Tabuhan kalian harus menginap disini semalam.

warung sederhananya, sekaligus bisa ngadem
Fasilitas yang ada disini tidak terlalu lengkap, baru ada Bilik untuk mengganti baju dan beberapa warung makanan-minuman buat yang tidak atau bekalnya kurang. Selain itu tidak ada fasilitas lainnya. Jika kalian yang hendak bersnorkling, sewalah peralatannya di Pantai Bangsring sebelum berangkat. Belum ada tempat pembuangan sampah yang memadai, sehingga pengunjung diharapkan dapat membawa kembali sampahnya dan di buang ditempat sampah yang ada.
pasukan lengkap :p
Setelah lelah bermain di Pulau Tabuhan, kami memutuskan kembali ke Pantai Bangsring. Jika masih belum puas bersnorkling, di pantai Bangsring kalian bisa melanjutkannya dan bahkan bisa bersnorkeling bersama Hiu


10 komentar:

  1. keren bang :D jalan-jalan lg yukk :D

    BalasHapus
  2. Itu reruntuhan bangunan di laut? Kok asyik ahhahahahha. Bisa snorkelingan :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe dulunya jauh dr pantai, mungkin dulu kena abrasi mas dan runtuh deh hehe

      Hapus
  3. Wah, seru banget jalan bareng2 dan pantainya masih bersih euy :)

    BalasHapus
  4. Banyuwangi ini banyak pesona nya yaaa, dan gw blm perna explore kesana ihik ihik

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi ayolah bang cumi, sekali2 :D.. kuatkan bokong dulu klo via darat ya hehe

      Hapus
  5. wah sekarang udah ada warung2nya ya, taun lalu kesana masih gaada apa apa wkwk serasa private island banget

    BalasHapus
  6. Ada yg pnya no hp bapak yg sewain perahu ndak???

    BalasHapus
    Balasan
    1. mampir ke fb kelompok penyewaan jasa perahu ke menjangannya ini https://www.facebook.com/ivans.bv?fref=ts atau ini https://www.facebook.com/Bunder-Bangsring-Underwater-529504300515627/?fref=ts :)

      Hapus