Bukit Watudodol, Spot Sunrise Dan Tempat Menikmati Panorama Laut Selat Bali Dari Ketinggian

, , 10 comments

Terlintas dalam pikiran “Kalau Amerika punya patung Liberty, Banyuwangi punya Patung Gandrung”. Setelah melihat Patung Gandrung dari Bukit Watudodol dengan latar berupa Laut Selat Bali seperti galnya patung Liberty di Muara Sungai Hudson, Newyork.

Bukit Watudodol, merupakan area Perhutani yang difungsikan sebagai tempat bersejarah karena terdapat Makam Syekh Maulana Ishaq dan Putri Sekardadu, yang merupakan makam dari tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Blambangan (Banyuwangi). Bukit Watudodol habis berbenah, penebangan beberapa ranting pohon yang menghalangi pemandangan view laut di pangkas dan diberi semacam bangku dan meja untuk pengunjung menikmati panorama laut selat bali. Pembenahan tersebut kini membuat Bukit Watudodol ini ramai dikunjungi anak-anak muda yang sekedar ingin tahu, foto2 dan  yang ingin menikmati suasana matahari terbit dari bukit Watudodol ini.

Rute Menuju Ke Bukit Watudodol.
Cukup mudah, karena berada di jalan utama Banyuwangi-Situbondo jika berangkat dari kota Banyuwangi akan menempuh perjalanan sekitar 25-30 menit. Jadiuntuk menikmati Sunrise kira-kira setelah adzan Subuh langsung jalan. Rutenya dari Kota Banyuwangi ambil kearah pelabuhan Ketapang, lewati pelabuhan ketapang, lalu melewati Terminal Sri Tanjung, Pabrik Semen Bosowa dan jika melihat laut di sebelah kanan anda, akan telah sampai di area Watudodol. Pintu masuk Bukit Watudodol berada di hutan sebelum Patung Gandrung.

Setelah membayar tiket masuk seharga Rp.2.500 dan Parkir motor Rp. 2.000, kita akan berjalan menaiki bukit, jalannya cukup landai, sekitar 10 menit akan sampai Gardu Pandang, semacam tempat melihat pemandangan Pantung Gandrung Watudodol dan Panorama Selat Bali. Ternyata gardu pandang letaknya bersebelahan dengan Makam Syekh Maulana Ishaq dan Putri Sekardadu. Sekilas kisah yang saya baca di Papan Informasi, Ternyata Syekh Maulana Ishaq dan Putri Sekardadu adalah Orang Tua dari Sunan Giri. Mereka bertemu ketika itu saat Kerajaan Blambangan diserang penyakit aneh, dan Putri terkena penyakit tersebut dan tidak ada satu pun tabib yang bisa menyembuhkan saat itu hingga Syekh Maulana Ishaq datang dan berhasil menyembuhkan Putri Sekardadu. Lama kemudian mereka menikah.
Makam Syekh Maulana Ishaq dan PutriSekardadu
Jam 5, saya datang dengan keadaan Gardu Pandang masih gelap dan sepi, Tuhan mulai melukis-lukis langit pagi itu. Bangku-bangku masih kosong, duduk dan menikmati udara pagi dan angin laut yang sepoi-sepoi. Jika sedang tidak puasa, saya sudah bawa termosberisi air hangat dan seperangkat alat dan bahan pembuat Teh. Makin pagi, langit perlahan menerang, Gardu Pandang mulai ramai oleh pengunjung yang mencari tempat asik untuk menikmati pemandangan pagi. Saya memandangi patung gandrung dari atas sini sekilas terbayang patung Liberty di Amerika. Semisal Amerika punya Patung Liberty, Banyuwangi punya Patung Gandrung :D

Amerika punya Patung Liberty, Banyuwangi punya Patung Gandrung :)
Sunrisenya ^^
Akhirnya matahari muncul dari balik garis horizon laut dan langit. Suasana makin riuh, banyak yg sibuk berfoto-foto, yang tadinya menikmati dengan kalem pun juga sibuk berfoto begitu juga saya. Beginilah Banyuwangi dan Penduduknya yang gemar menikmati pagi. Saatnya kembali ke Kos-kosan, kembali tidur.

Dateng berduaan asik
dateng beramai-ramai juga boleh


Tips : Karena spot ini sedang Hits-hitsnya. Hindari hari libur, apalagi untuk kalian yang ingin menikmati suasananya.  Oia dan Jangan lupa Jaga kesopanan dan kebersihan karena area ini juga salah satu area yg dihormati dan di keramatkan :)

10 komentar:

  1. Aih Bukit Watu Dodol ini cantik nian Mas Nobi. mereka sedang berbenah ya semoga semakin mempesona dan tambah banyak kunjungan wisatawan ke sana. dan berharap wisatawannya yang sopan sopan alias tidak mengotori dan menghormati tempat tersebut sebagaimana mestinya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yapp..nambah pilihan klo mampir kesini hehe..

      Semoga makin kesini makin nyaman dan ttep menghormati tempat tersebut :)

      Hapus
  2. btw , udah bisa naik keatas ga' ya . dulu kan ada jalan mengelilingi bukit .

    BalasHapus
    Balasan
    1. yapp, kayaknya jalan udah lama aja,, cuma dikasih blok blok hehe

      Hapus
  3. Balasan
    1. siapa tau yg baca dsini ada yg mau ngajak heheu :3

      Hapus
  4. Ah. foto pertama itu romantis sekali ya. Kalo lebih asik dateng berduaan, gimana kabarnya yang motret ya mas. #uhuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixix foto pertama dewean loh :v
      kabarnya yg motret kesininya hunbar sunrise disni :p

      Hapus
  5. Waa patung gandrungnya kaya melayang di atas langit :o
    Kayanya tempat yang kaya begini emang prospek buat hits terus ramai dikunjungi mas. Lah kalau deket aja aku mauu ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. berasa di spot hitsnya lautan awan Dlingo ya hahaha :p

      Hapus