Thailand kecil di Kuil Dewa 4 Wajah, Surabaya

, , 15 comments

Surabaya mulai mengusik perhatian saya, setelah diberi seoprang teman brosur “Sparkling Surabaya” yang berisi wisata kota Surabaya yang menarik perhatian. Salah satunya adalah Patung Dewa Empat Wajah dengan pagoda emas sukses menghipnotis layaknya pergi ke Negara Thailand :)

Peta rute ke Kuil Dewa 4 Wajah dari Kota Surabaya
gapura masuk kenpark
Sore itu saya diantar salah seorang teman yang ada di Surabaya menuju Patung Dewa Empat Wajah yang letaknya berada di Kenpark atau dikenal juga dengan Pantai Ria Kenjeran atau Pantai Kenjeran Baru, Sebuah kawasan di pinggir pantai Kenjeran yang rencananya dibangun sebuah taman untuk hiburan warga Surabaya. Menuju ketempat ini dari pusat kota Surabaya cukup mudah, anda tinggal menuju jalan Kenjeran, dan Kenpark berada di ujung timur jalan Kenjeran tersebut. Setelah sampai di Kenpark, kita akan ditarik biaya sebesar 10 ribu untuk motor, kalau mobil mungkin lebih mahal. Setelah membayar tiket masuk kita tinggal menuju Patung Dewa 4 Wajah tersebut. Sayangnya Kenpark tidak menyediakan papan petunjuk yang memudahkan pengunjungnya, jadi kita harus mandiri bertanya-tanya pada orang yang ada di dalam kenpark.

dilihat dari bawah
Ganesha pada dewa Hindu
Patung Dewa 4 Wajah ini merupakan tempat ibadah umat Budha yang ada di Kenpark. Patung tersebut mirip dengan patung Phra Phrom (Four Faced Buddha) di Kuil Erawan, Bangkok, Thailand sehingga saya serasa terhipnotis berada di Thailand saat itu. Menurut info yang saya dapat patung itu merupakan patung Dewa Brahma dengan 4 wajah yang menghadap ke seluruh penjuru mata angin, dan melambangkan 4 sifat baik sang Buddha, yaitu welas asih, murah hati, adil, dan meditasi. Patung ini mempunyai 8 tangan yang melambangkan kehadiran dan kekuatan Sang Buddha. Salah satu dari tangan kanan memegang dada, sedangkan di 3 tangan kanan yang lain memegang cupu berisi air suci, tongkat kebesaran dan cakram (sejenis senjata berbentuk piringan). Air suci merupakan perlambang energi penciptaan semesta. Adapun tangan kiri patung terlihat sedang memegang tasbih, teratai, kitab suci dan kerang. Teratai merupakan lambang kekuatan yang memunculkan alam semesta.  Uniknya disini juga terdapat 4 patung Gajah yang ditempatkan di 4 penjuru mata angin, dan juga terdapat juga patung Dewa Ganesha yang merupakan dewa dalam agama Hindu.

Sampai matahari mulai merendah, kami masih terpaku dan menikmati seisi taman di tempat peribadahan. Ketika itu juga patung Dewa Empat Wajah beserta Pagodanya diterpa matahari dan menampakan warna keemasan. Bayangan patung dewa jatuh dengan indahnya di beranda tempat peribadahan ini. Subhanallah, sebuah pemandangan sore di Surabaya yang mengesankan :)

suasana sore di Kuil Dewa 4 Wajah
Jika Rezeki ke Thailandmu belum datang kenapa tidak coba mengunjungi tempat ini. Jika kamu beragama Budha bisa sekalian beribadah, dan yang beragama lain kita bisa menikmati suasananya tanpa mengganggu dan mengotori kasawan tempat Peribadahan tersebut.


15 komentar:

  1. Foto terakhir keren. Bikin merinding.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi bulu kuduk merinding juga :p

      Hapus
  2. sumpah! ini lokasinya beneran nggak kayak di surabaya! tapi malah beneran lagi di thailand rasanya :O

    BalasHapus
    Balasan
    1. ak yo kaget mas,, awal liat foto tmn tak pikir thailand beneran :D

      Hapus
  3. wah, di Surabaya juga ada yang mirip ya. aku kirain ini di luar negeri lho, kak. :D keren!

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mba ila :)
      ak yo baru ngerti hehehe

      Hapus
  4. Foto patung budha yang kena matahari keliatan keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. momentnya pas.. pdhl waktu itu pas mau pulang :)

      Hapus
  5. Balasan
    1. hihih bawa aku ke karimun dululah :D

      Hapus
  6. Belanja krupuk khas kenjeran ngak ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak mas cumi,, g ngeliat ada yg jualan krupuk hehehe.. malah liat jual ikan asap :9

      Hapus
  7. waaahhh... persis kayak thailand beneran loh mas! Nyesel aku gak mampir ke sana pas ke surabaya kemarin :"DDD

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe mampir kembali lain waktu mba nindya :)

      Hapus
  8. Nice info :)
    Terakhir ke surabaya blum sempet mampir kesini.
    bisa dimasukkan ke list :))

    BalasHapus