Bendungan Batutegi Kabupaten Tanggamus, Lampung

, , 19 comments
Bendungan BAtutegi dan Kelok 8nya

Berbicara soal wisata di Kabupaten Tanggamus, Lampung , yang pertama kali di ingat pasti wisata Teluk Kiluan dimana kita bisa melihat riangnya lumba-lumba liar berenang di habitatnya. Namun wisata Kabupaten Tanggamus tidak soal itu saja, ada juga sebuah Bendungan yang katanya terbesar di Asia Tenggara, Namanya Bendungan Batutegi.

Sesuai namanya, Bendungan Batutegi terletak di Pekon Batutegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Bendungan ini terletak diantara dua lekukan bukit yang tinggi dan air pada bendungan tersebut menenggelamkan bukit-bukit  kecil disekitarnya. Pembangunan dilaksanakan 1995 silam dan akhirnya selesai pada Tahun 2004 dan diresmikan oleh ibu Megawati,  Presiden saat itu. Menurut pak petugasnya Bendungan dengan luas sekitar 3.560 hektar ini mempunyai kapasitas penampungan yang mampu menahan debit air sebanyak 9 juta meter kubik, dan PLTA yang berada di bendungan ini mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas total mencapai 125,2 giga watt per tahun.

Menuju ke bendungan Batutegi dari Bandar Lampung cukup mudah, cukup menempuh perjalanan kurang lebih sekitar 2 jam. Untuk menuju kesini lebih baik menggunakan kendaraan pribadi, aksesnya agak sulit jika menggunakan angkutan umum. Dari Bandar Lampung ambil jalan menuju Talang Padang Kabupaten Tanggamus melewati pertigaan terminal Kemiling, setelah melewati pertigaan Terminal tersebut kita tinggal mengikuti jalan besar itu saja atau mengikuti petunjuk jalan ke arah Kota Agung. Dalam perjalanan kita akan melewati Kabupaten Pesawaran, Gapura Bambu Kuning Kabupaten Pringsewu, kota Pringsewu lalu akan sampai sekitar 30 menit melewati kota Pringsewu aka nada petunjuk jalan menuju Bendungan Batutegi, ikuti petunjuk-petunjuk yang ada nanti akan membawa kita sampai ke Bendungan Batutegi.
Mesin Pembangkit Listrik dan Pemandangan perbukitan
tulisan landmarknya batutegi
Memasuki Bendungan Batutegi kita hanya membayar biaya perorang sebesar Rp.2000,- saja, namun nanti untuk biasa parkir dan masuk ke area bendungan kalian harus membayar lagi. Ada dua tempat yang menarik yang bisa kalian coba yaitu menuju ke dalam bendungan atau ke Jetty atau disebut juga dermaga bendungan. Untuk memasuki dalam bendungan kita harus ijin kepada penjaga pintu terlebih dahulu, sekaligus mengisi buku tamu. Memasuki bendungan kita bisa melihat pemandangan bendungan dan bukit-bukit di sekelilingnya juga bisa berfoto di landmarknya yaitu tulisan “Bendungan Batutegi”.  Sayangnya disini saya tidak bisa lama-lama karena disini panas, tidak ada tempat berteduh sama sekali. Saya pun segera keluar dan pindah ke tempat satu lagi yaitu Dermaga (Jetty).

narsis, pemandangan batutegi dari atas
Perjalanan menuju dermaga terdapat spot untuk melihat Bendungan Batutegi dari atas. Spot tersebut berada di atas jalan kelok kelok menurun, sebut saja kelok 8 (delapan) karena kelokannya dilihat dari atas seperti angka 8. Dari atas sini terlihat jelas hampir keseluruhan pemandangan bendungan. Terlihat memang bendungan Batutegi diapit oleh pegunungan-pengunungan besar dan ditengah waduk ada sebuah pulau yang merupakan kawasan hutan lindung, di dalamnya terdapat satwa primata yang dilindungi seperti kukang. Sering sekali KPHL Batutegi beserta BKSDA Lampung juga bekerjasama dengan suatu LSM melepas liarkan satwa-satwa tersebut di sekitar atau di Pulau yg ada di tengah Bendungan Batutegi.

dermaga (jetty) dan tumbuhan coklat yg tumbuh memenuhi sekitar bendungan
Akhirnya mencoba menuruni kelok delapan tersebut dan sampai lah di dermaga Bendungan Batutegi. Di pinggir dermaga cukup teduh, beberapa keluarga sedang asik dibawah pohon menikmati bekal yang di bawanya, beberapa sedang duduk di warung-warung pinggir bendungan menunggu hidangan pesanannya jadi. Bendungan Batutegi ternyata terdapat semacam tumbuhan air berwarna coklat, tumbuhan itu selalu di keruk karena khawatir merusak mesin Bendungan ataupun menggangu aliran air disana. Di dermaga terdapat kapal-kapal kecil yang menawarkan jasa untuk berkeliling bendungan, waktu itu saya ditawarkan harga sebesar 70 ribu 1 kapal dengan maksimal penumpang 7-10 orang. Sayangnya waktu kesini saya tidak sempat mencoba keliling bendungan dengan perahu karena kurang kuotanya, mungkin lain waktu akan mencobanya lagi membawa teman yang lebih banyak.


Bendungan Batutegi, wisata Tanggamus yang memang tidak seterkenal Teluk Kiluan. Namun keindahan alam yang disuguhkannya bisa dibilang indah dan dapat memanjakan diri melepas lelah sejenak dari rutinitas yang menumpuk. Silakan kunjungi Bendungan Batutegi ini :)

19 komentar:

  1. klo ga salah waktu itu emang pernah liat sekilas plang arah ke Batu Tegi. Kayaknya bukit2 di sana itu juga menyimpan air terjun deh, hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang tau air terjun yang sekitar bukit ini,, cyman jalan mau kesini ada air terjun :D

      Hapus
  2. Di daerah tanggamus ya, btw nyokap asal Lampung, daerah metro. jauh gak ya kira2..
    BIsa buat rencana nih kalo ke Lampung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm.. dari metro-kebandar lampung dulu atau motong jalan ke pringsewu juga bisa,, sekitar 3 jam kira2 hehe

      Hapus
  3. Indah pemandangannya, tapi kalau dilihat - lihat tanahnya batu kapur...
    Panas sepertinya kalau jalan - jalan kesana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup hehehe pas di tmpat situnya panas mas :D

      Hapus
  4. kapan-kapan jalan-jalan kesana ah , hehe

    BalasHapus
  5. baru tahu saya itu jadi bendungan terbesar se asia tenggara
    terakhir ke lampung saya udah lumayanlama, 1996-an
    he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap,, beberapa tahun silam sih,,mungkn sudah ada yang nyangin luasnya mas heheh

      Hapus
  6. kalau kurang kuota, gak bisa carter kapalnya, ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa, tapi bayarnya tetep 70 ribu mba hehe :)

      Hapus
  7. di sana tempat turunnya ilmu Pelindung Kehidupan ya bp Surman Efendi

    BalasHapus
  8. saya mau turing ke sana sendirian mas, kira2 aman nggak ya mas dari begal2 yang lagi trend akhir2 ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jaga2 hindarin turing pas malam,, mendekati bendungan jalannya agak sepi sih

      Hapus
  9. Tanggamus aman kok saya kebetulan orang sana dan rumah saya cuma beberapa km dari bendungan

    BalasHapus
  10. Tomy tanggamusnya mana sob..saya orang tekad.

    BalasHapus