Suatu Pagi Di Dermaga Cinta, Banyuwangi

, , 3 comments
Sunrise di Dermaga Cinta, Banyuwangi
“Saat inilah, kita kan selalu menjaga cinta kita. Dan hingga akhirnya berlabuh denganmu, di Dermaga Cinta”. Suatu penggalang lirik lagu Teman Hidup – D’cinnamon, salah satu grup musik favorit saya. Lagu ini yang sekilas saya ingat ketika berkunjung di suatu tempat yang bernama Dermaga Cinta.

Dermaga Cinta, suatu dermaga yang terletak di pantai Waru Doyong, Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur atau lebih tepatnya sekitar 1 km arah selatan Pelabuhan Ketapang. Penamaan Dermaga Cinta ini cukup unik, gampang diingat dan mudah membuat orang-orang penasaran dan datang berkunjung. Dulunya dermaga ini bernama dermaga saja, cuman lambat laut banyak pengunjung terutama pasangan muda-mudi yang menghabiskan waktu disini, akhirnya dinamakan dermaga cinta. Dermaga tersebut merupakan  dermaga yang sengaja dibuat untuk pelanggan hotel Ketapang Indah, namun akhir-akhir ini banyak pengunjung yang berdatangan baik untuk menghabiskan waktu menikmati alam, maupun hanya sekedar memancing.



Untuk menuju ke Dermaga Cinta ini cukup mudah, jika dari Kota Banyuwangi kita tinggal mengarahkan kendaraan ke arah Pelabuhan Ketapang. Sebelum sampai pelabuhan ketapang aka nada Hotel Ketapang Indah dan setelahnya ada gang kecil kanan jalan bergapura warna biru, ambil masuk lalu ikuti jalan tersebut sampai bertemu pantai. Setelah memarkirkan kendaraan dengan benar, dermaga cinta ada di sebelah kanan. Berkunjung dermaga cinta di pantai Waru Doyong tidak di pungut biaya, hanya saja kita harus menjaga kebersihan kawasan sekitar dermaga cinta dan memarkir kendaraan dengan rapi.

Sabtu Subuh, cuaca sepertinya cerah, saya berangkat dari Kota Banyuwangi menuju Dermaga Cinta ini untuk mengejar, cinta terhadap pemandangan matahari terbit hehe. Kondisi jalan masih sepi sehingga perjalanan hanya menempuh sekitar 10-15 menit saja. Angin laut pagi yang sejuk bertiup lembut, beberapa nelayan sedang sibuk memeriksa perlengkapan mereka untuk melaut, nelayan di pesisir timur Banyuwangi ternyata masih ada yang menggunakan layar untuk melaut, mereka masih menggunakan angin yang berhembus ke arah laut untuk melaut. Terlihat satu keluarga sudah sampai lebih dahulu disini, mereka sedang menikmati sejuknya udara pagi, ketika matahari hanya nampak sinarnya saja. Jika melihat keujung dermaga beberapa orang sedang asik memancing, mungkin warga sekitar sini yang meluangkan waktu paginya untuk sekedar bersantai.

kapal layar yg hendak berlayar
bapak yg menggandeng anaknya menuju ujung dermaga
Langit perlahan terang, warna jingga biru dan mulai mewarnai langit, cuaca yang tadinya agak dingin mulai menghangat. Matahari terlihat jelas muncul dari balik Pulau Bali. Pulau Bali pagi itu terlihat cerah, sayangnya Gunung Batur agak tertutup awan saat itu. Ini salah satu bukti cintanya Tuhan kepada mahluk di Bumi, Tuhan menciptakan adanya matahari terbit dengan suasana yang indahnya. Tidak lucu juga kan jika tiba-tiba matahari muncul di atas langit tanpa perlu terbit perlahan-lahan. Melihat seorang ayah mengandeng tangan anaknya menuju ujung dermaga cinta mungkin biar bisa lebih menikmati suasana matahari terbit seperti dari atas lau, itu menurutku juga Cinta. Dan nelayan yang tadinya sedang menyiapkan kapalnya pun sudah mengembangkan layar dan berlayar. Berlayar jaring rezeki untung yang menunggu mereka di rumah, itu juga Cinta. Cinta memang tak selalu tentang hubungan antara pria dan wanita.

sudah agak terang di dermaga cinta
Kapal-kapal layar nelayan dan dermaga cinta


Langit sudah terang, gemuruh si perut menyadarkan dari lamunan “apa itu cinta?”.  Dermaga Cinta boleh dikunjungi siapa aja kok, ga harus kamu yang sudah berkeluarga atau kamu yang membawa pasanganmu kesini, yang penting karena tidak ada yang membersihkan pantai dan dermaga ini, kita sebagai pengunjung harus bisa menjaga kebersihan tempat ini, biar selalu nyaman dikunjungi siapa saja :)

3 komentar:

  1. Suka sama foto2nyaa kak, kerenn..

    Sayang jauh dr sini...

    BalasHapus
  2. cerita yang sangat melegenda :)

    BalasHapus
  3. Aku curiga nama "dermaga cinta" km yg ngarang kak. hahaha

    sukakkkk sama foto2nya, keyen kakkk... pan kapan ajarin yak :3

    BalasHapus