Menyepi Sejenak di Pantai Pringjono, Gunungkidul

, , 10 comments

Obrolan kecil 2013 lalu dengan warga setempat di  pantai Ngobaran tahun 2013 lalu berujung sebuah penjelajahan ke PANTAI PRINGJONO, sebuah pantai tersembunyi di balik bukit sebelah barat Pantai Nguyahan.

Sebelum mengawali penjelajahan ke Pantai Pringjono, saya terlebih dahulu mengecek peta citra satelit via Google Map dulu. Tujuannya sih supaya tahu, kira-kira jarak yang ditempuh jalan kaki dari pantai Nguyahan menuju pantai Pringjono. Kalau dilihat sih memang tidak begitu jauh, cuman kita harus menaiki sebuah bukit sebelah barat Nguyahan dan lembahnya.

Pantai Pringjono masuk dalam wilayah Desa Krambitsawit, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Belum diketahui secara jelas penamaan pantai Pringjono namun tebakan liar saya mungkin dulu ada sejenis Bambu (dalam bahasa jawa: Pring) disekitar atau menuju Pantai ini. seperti penamaan pantai Dadapan di Wonogiri karena terdapat pohon Dadap di tepi pantainya. Karena letaknya tersembunyi, pantai ini bisa menjadi pilihan untuk kalian yang ingin menjauh dari keramaian pantai Ngobaran dan Nguyahan yang ramai.

peta tracking dari Nguyahan ke Pringjono
Rute ke pantai Pringjono cukup mudah kok, dari kota Jogja kita hanya tinggal membawa kendaraan mengikuti petunjuk jalan menuju Pantai Ngobaran atau Nguyahan. Dari Kota Jogja – Jalan Wonosari – Bukit Bintang – Ambil lurus Perempatan Patuk (ada pos polisi) – Rest Area dan Hutan Bunder – Pertigaan Bandara Udara Gading ambil kanan (ada petunjuk ke Pantai Ngobaran) – mentok di pertigaan Pasar Playen ambil kanan – ikuti jalan tersebut kita akan melewati Hutan Suaka Margasatwa Paliyan - setelah melewati Suaka Margasatwa akan banyak petujuk jalan menuju pantai Ngobaran, ikuti saja petunjuk tersebut. Jika bingung dengan jalan yang kalian tempuh jangan malu bertanya warga setempat ya :). Sesampainya di Kawasan Pantai Ngobaran atau Nguyahan siapkan perbekalan dan dari sinikita mulai tracking berjalan kaki menuju pantai Pringjono. Dari bukit baratnya pantai Nguyahan, terdapat jalan setapak menuju arah selatan. Ikuti jalan tersebut yang nantinya membawa kita menaiki bukit barat pantai Nguyahan. Setelah berada di atas bukit kita akan menjumpai jalan setapak yang ditumpuk bebatuan, ikuti jalan berbatu tersebut sampai bertemu jalan rambatan kecil yang menuju ke bawah arah laut yang terlihat (Jangan mengikuti jalan berbatu tersebut sampai habis karena tidak mengarah ke pantai tapi ke ladang warga). Alhamdulillah, saat kami berjalan menuju pantai Pringjono, kami ditemani warga setempat yang ingin ke ladangnya dan ladangnya kebetulan berdekatan dengan Pantai Pringjono. Setelah sekitar 20 menit berjalan kaki dari pantai Nguyahan, kami sampai juga di pantai Pringjono.
jalan setapak di bawah bukit barat Nguyahan
jalan menanjak ke bukit baratnya nguyahan
umang-umang
Sepi, sunyi hanya suara deburan ombak dan suara dedaunan yang diterpa angin saja. Kami pun menyelusuri pantai ini dari ujung ke ujung yang tidak terlalu panjang. Pantai ini mempunyai karakter yang sama dengan pantai Gunungkidul lainnya, berpasir putih, jika laut sedang surut banyak biota laut seperti ikan-ikan kecil yang hidup di sela-sela terumbu karang. Keunikannya pantai ini pantai ini banyak batu karang besar yang berserakan di sisi sebelah timurnya, sepertinya batuan tersebut hasil patahan dari bukit tinggi yang ada di belakangnya. Terdapat pula banyak pohon Keben, salah satu pohon yang punya bunga dan buah yang unik serta merupakan pohon khas daerah Yogyakarta yang mudah kita jumpai di Halaman Kraton Yogyakarta. Di sisi sebelah barat terdapat batu-batu besar berbentuk agak bulat berserakan begitu saja, batu-batu tersebut kerap berbunyi dan bergerak ketika diterpa ombak. Pantai ini mempunyai pasir yang lembut dan dipasirnya tersebut masih bisa di jumpai umang-umang atau keong laut yang sedang berjalan kesana kemari dan bersembunyi di dalam rumahnya. Setelah puas berfoto-foto dan bermain air, kami memutuskan untuk berteduh di bawah pohon Keben dan membuka bekal yang kami bawa dari rumah yaitu nasi Merah Khas Gunungkidul.
batu karang yang cukup unik di Pringjono
panorama pantai pringjono dari bukit sebelah baratnya
Yuk bagi kalian yang ingin merasakan ketenagan jika pantai Ngobaran dan Nguyahan sedang ramai-ramainya, kalian bisa menjadikan pantai ini sebagai tempat untuk menyepi. Namun di pantai yang tidak ada fasilitas apapun, jika anda ingin berkunjung kemari bawalah bekal secukupnya atau bisa membelinya di penjual makanan-minuman di pantai Nguyahan atau Ngobaran. Saya selaku penulis mengajak para pengunjung yang mendatangi pantai ini agar menjaga kebersihan pantai ini, karena pantai itu bukan tempat pembuangan sampahmu, tapi salah satu tempatmu untuk merasakan secuil kedamaian :D

10 komentar:

  1. Tracking ke pantainya berapa lama ya?
    Trus bisa untuk liat sunrise apa sunset enggak?
    Makasih

    BalasHapus
  2. belum pernah nyoba sunset-sunrise, paling klo sunset sih bisa2 aja..

    jalan traking sekitar 20 menit aja kok, udah kutulis diatas :)

    BalasHapus
  3. wah, saya malah belum sampai ke pantai ini, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe samperin mas, deket pantai favoritmu ngobaran :D

      Hapus
  4. cantik banget pemandangannya ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, monggo klo sempet mampir kemari mba :)

      Hapus
  5. Itu deket sama pantai widodaren sama peyuyon gak sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jauh,, beda arah soalnya hehe :)

      Hapus
  6. 19 Juli 2016 sy kemaren ke pantai itu, masih belum ada apa apa dan sepi. Kata penduduk setempat disitu ada tempat seperti goa untuk bertapa. Kondisinya banyak sampah dari laut karena ombak tinggi beberapa minggu lalu. Salam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi iya, klo musim gelombang laut mesti sampahnya pada mendarat kesitu dan beberapa pantai lainnya

      Hapus