Menyelusuri Jalur Wisata Pantai Prigi - Cengkrongan, Trenggalek

, , 11 comments
Pantai Karanggongso
Kali ini saya berkesempatan mengunjungi daerah Trenggalek, salah satu Kabupaten di Jawa Timur. Kabupaten ini letaknya antara Kabupaten Pacitan dengan Kabupaten Tulungagung dan sebelah selatannya  berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia sehingga mempunyai pantai-pantai yang pastinya menarik di kunjungi.

Pantai yang populer dikalangan wisatawan di Trenggalek yaitu deretan pantai Prigi-Karanggongso karena selain akses jalan yang mulus, fasilitas, sarana prasarana pantai yang memadai, juga banyak pilihan tempat wisata, seperti pantai Prigi, Pantai Karanggongso, pantai damai, hutan wisata mangrove dan lain2nya. Jalur menuju pantai tersebut tidak seperti yang dibayangkan jalan datar menuju pantai karena wilayah pantai merupakan daerah titik rendah di atas permukaan bumi. Pantai Trenggalek tersembunyi di barisan pengunungan selatan.


Berangkat dari Tulungagung, kami menempuh jalan provinsi Tulungagung-Trenggalek. Yah namanya juga lokasi wisata favorit dan andalan Kabupaten, Plang petunjuk jalan lengkap di setiap persimpangan jalan. Tidak seberapa jauh setelah memasuki gapura selamat datang di Trenggalek akan ada pertigaan dengan plang petunjuk menuju pantai Prigi belok kiri. Ikuti jalan tersebut memasuki kecamatan Bandung sampai mentok menemui pertigaan, jika ke kiri pantai Popoh, ke kanan adalah pantao prigi. Kami mengambil jalab ke kanan dan pemandangan jalan yang kami lewati mulai terlihat menarik. Terdapat dua gunung yang agak unik bentuknya, Gunung Watulimo namanya. Perjalanan terus berlanjut melewati Gunung Watulimo, jalan mulai berkelok kelok dengan samping kanan kiri hutan atau kadang juga permukiman. Disini kita akan melewati objek wisata andalan Trenggalek yaitu Gowa Lowo yang mempunyai sejarah dengan kerajaan Mataram.

Gunung Watu Limo
Setelah melewati Gowa Lowo, jalan masih sama berkelok, naik turun serta melintasi daerah Hutan dan daerah rawan tanah ambles, melewati daerah ini.kita dianjurkan untuk hati-hati. Setelah kurang lebih 40-50 menit motoran, kita bisa melihat pemandangan laut yang di apit pegunungan. Di tmpat ini bisa di bilang gardu pandang untuk melihat pemandangan tersebut. Di sekitar daerah ini juga terdapat gubuk-gubuk penjaja makanan. Entah nnti akan menjajakan makanan seperti warung kopi atau mungkin jd warung durian siap saji saat musimnya nnti. Karena sekitar hutan sini terdapat banyak pohon durian, pas kami kesini pentol durennya udah gede mungkin sebulan lagi udah siap santap :9. Dekat gardu pandang ini terdapat air terjun pinggir jalan. Tidak bisa bermain air disini karena menurut saya agak berbahaya karena posisinya di pinggir tebing.
gardu pandang
pemandangan dari gardu pandang
Air Terjun Pinggir Jalan
duren yg bentar lagi siap petik :9
Lanjut turun dari gardu pandang akan terlihat permukiman besar dan kawasan wisata pantai Trenggalek. Jika ke arah kanan kita bisa mengunjungi pantai prigi, karanggongso, dan pantai kecil lainnya. Jika ambil ke kiri kita bisa mengunjungi pantai Cengkongan, Hutan wisata mangrove dengan jembatan galaunya, dan pantai Damas. Pantai-pantai di atas nnti akan saya review di blog ini untuk para pembaca sekalian. Di tunggu ya :)

Pantai Ciut, Trenggalek

11 komentar:

  1. wah itu gunungnya bagus banget dan jalannya bersih ya, nyaman banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. gunung yg dipinggir jalan itu? yap, bentuknya unik mba :D

      Hapus
  2. pertamax !
    belum sempet nulis yang ini :(

    BalasHapus
  3. Keren yaa...
    Jd pgn ksana...
    Tp jauh bgt...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lumayan,,apalagi saya dari jakarta

      Hapus
  4. Masih banyak lagi pantai di sekitar trenggalek dan tidak kalah sama bali

    BalasHapus
  5. Saya sering pulang pergi dari mojokerto ke tenggalek, jalanannya masih asri, blm ada polusi. Seneng bgt meskipun jauh.

    BalasHapus
  6. Saya sering pulang pergi dari mojokerto ke tenggalek, jalanannya masih asri, blm ada polusi. Seneng bgt meskipun jauh.

    BalasHapus
  7. saya pernah ke sini tahun 2011...

    BalasHapus