Aktivitas Abdi Dalem, Hidangan Minum Teh Untuk Sultan

, , 2 comments

Mengunjungi Kraton Yogyakarta pasti kita akan melihat pria berpakaian lurik, memakai blangkon di kepalanya, membawa keris di belakang punggungnya. Merekalah para abdi dalem yang mempunyai tekad mengabdi pada Kraton Yogyakarta. Beberapa abdi dalem terlihat ketika kita mulai memasuki gerbang masuk Kraton Jogja. Di dalam Kraton jogja pun terlihat aktivitas para abdi dalem  seperti memaikan musik tembang, menjaga areal kraton, menjaga musium, dan lain sebagainya. Namun dari semua kesibukan akan aktivitas, mereka selalu ramah kepada para pengunjung kraton yang datang.

Salah satu aktivitas abdi dalem yang menurut saya menarik adalah aktivitas mempersiapkan dan menghidangkan teh untuk Sultan. Aktivitas ini menjadi kegiatan rutin sehari-hari. Dalam sehari kegiatan ini dilaksanakan jam 6 pagi dan jam 11 siang. Untuk melihat aktivitas ini kita hanya bisa melihat jam 11 siang karena jam 6 pagi loket masuk Kraton belum di buka.

Di mulai datangnya beberapa abdi dalem wanita (memakai jarik), salah satunya membawa payung kuning menuju gedhong Patehan. Gedhong Patehan ini  yaitu Bangunan yang digunakan sebagai tempat mempersiapkan minuman teh atau disebut juga dapurnya Kraton. Didalam patehan itu sendiri pengunjung dibatasi untuk tidak masuk ke areal belakang patehan, namun melihat-lihat diperbolehkan selama tidak melewati batas  yang telah ada. Setelah hidangan minum teh di siapkan para abdi dalem tersebut kembali menuju ke dalam Kraton. Berikut foto yang berhasil saya abadikan saat menyaksikan aktivitas ini :
Abdi dalem menuju Gedhog Patehan
Abdi dalem yg bertugas di Gedhong Patehan mempersiapka hidangan teh
menuju tempat penghidangan teh
sampai sini saja kita bisa menyaksikan aktivitas abdi dalam ini,
karna setelah pintu ini merupakan areal kraton yg ditak boleh dimasuki pengunjung
Catatan kecil : Gedhong Patehan mempunyai dua buah sumur kembar (namanya lupa hehe), pengunjung yang mengunjungi tempat ini pun dapat meminta air sumur tersebut (membawa botol sendiri) atau meminumnya langsung.


2 komentar:

  1. Hmmm... itu para abdi dalemnya pada ngomong pake bahasa jawa semua ya lan?

    Memangnya khasiat air sumurnya apa lan?

    BalasHapus
  2. @chici g ci, mereka bisa bahasa Indonesia kok, b. inggris juga bisa.. klo orang yg ngajak ngomong bahasa jawa mereka pun berbicara pakebahasa jawa hehe

    hmm klo khasiatnya ak lupa tanya ci hehe.cuman airnya itu bersih, lngsung dr minum dari sumurnya ^^

    BalasHapus